Powered By Blogger
Minggu, 06 November 2011

MI_Dua_Analisis SWOT


Assalam'mualaikum wr.wb
hampir lama tak memposting catatan Sendiri , akhirnya menyempatkan waktu menulis di tegah kesibukan dan jadwal yang padat.

Meneruskan materi Mata kuliah manageman Industri pekan lalu ( Postingan pertama )
pada pertemuan kali ini membahas siklus POAC dan Feed Backnya serta membahas mengenai tentang evaluasi dan monitoring.
apa itu Evaluasi dan monitoring , 
mungkin sedikit mengulas dari postingan awal ,
    • Monitoring
      • Bentuk dari kontrol saat agenda berlangsung
      • fungsi dari monitoring ini sendiri adalah untuk mengembalikan ke TUPOKSI masing-msing bidang bila telang melenceng dari arah yang semestinya
    • Evaluasi
      • Berfungsi untuk menilai hasil (GOAL/Target )
        namun jika berbicara mengenai GOAL /Target dalam penyampaian evaluasi adalah berkaitan dengan Efektifitas dan Efesiesnsi , apa arti makna di atas :
      • Efesiesnsi Lebih pada sudut pandang melihat sumber daya sekecil-kecilnya akan tetapi mengharapkan dan menargetkan hasil dengan semaksimal-maksimalnya. (Lebih melihat kepada Proses ) ,
      • Efektifitas Lebih pada sudut pandang kepada pemenuhan kesesuaian dengan target yang ingin dicapai ( Melihat pada Target akhir )
ada 2 hal dalam evaluasi  , yaitu evaluasi Formatif & evaluasi Summatif

Setalah menjabarkan dan mereview ulang tentang siklus POAC , Pak Ivan Hanavi , selaku dosen Mata Kuliah Manageman Industri Membahas Planning secara mendalam dan menyinggung sedikit mengenai SWOT di tengah agenda perkuliahan , Apa Itu SWOT ?? dan bagaimana melakukan analisis SWOT !
kita simak dalam bahasan Berikut.


Analisis SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats)
Dalam bahasa lainnya SWOT berarti kita mengenal kekuatan dari dalam diri kita (Strength), kelemahan dari dalam diri kita (Weakness),  kesempatan yang datang dari luar  (Opportunity), dan hambatan yang berasal dari luar (Threatment)
contoh mudahnya Beliau menjelaskan SWOT dari melihat dan menganalisis SWOT dari Kepribadian kita masing-masing 
Pertama anda kenali dulu Strength (kekuatan dari dalam diri sendiri). Caranya renungkan sifat – sifat Anda yang baik – baik saja, jangan pikirkan sifat – sifat yang buruk. Kemudian tuliskan sifat – sifat baik itu di dalam selembar kertas. Lingkari sifat yang menurut anda benar – benar berguna bagi anda dan orang lain. Kemudian masukkan sifat itu ke dalam benak anda. Kemudian anda lakukan sifat itu senantiasa di dalam kehidupan anda sehari – hari. Jadikan sifat itu sebagai sebuah kebiasaan. Dan pada akhirnya anda benar – benar meresapi sifat anda yang baik tersebut. Sebagai catatan sifat – sifat anda yang baik bisa berupa kejujuran, ketekunan, pantang menyerah, ketelitian, pekerja keras, penuh strategi, dan lain – lain.
Kemudian kenali Weakness (kelemahan dalam diri) anda. Weakness adalah kelemahan yang ada pada semua orang. Jadi jangan takut ataupun malu untuk mengakui kelemahan kita. Jadikan kelemahan ini sebagai batu pijakan kita untuk bisa terus berkembang. Jadikan kelemahan ini sebagai senjata untuk menaklukan hambatan yang ada. Jadikan kelemahan ini sebagai pengingat bahwa tak ada satupun manusia yang sempurna. Sehingga anda tidak akan pernah berhenti berusaha untuk meningkatkan kemampuan diri. Bagaimana cara mengenali weakness ini. Caranya anda tulis dalam selembar kertas sifat – sifat yang buruk yang ada dalam diri anda tapi tulislah dengan tangan di mana anda tidak biasa menulis dengannya. Jika anda kidal maka gunakanlah tangan kanan anda untuk menulis sifat – sifat buruk tadi, dan jika anda bukan kidal maka gunakanlah tangan kiri anda untuk menulisnya. Kemudian anda lihat sifat mana yang menurut anda paling menjadi hambatan bagi diri anda sendiri. Ingat jangan takut dan malu untuk mengakui kelemahan. Karena inilah kunci anda untuk membuka pintu di mana anda bisa menjadi lebih baik lagi. Tanam sifat itu dalam benak anda, kemudian jangan anda lupakan karena semakin anda lupakan maka akan semakin lekat pula sifat itu ada pada anda. Di sini anda cukup mengingatnya kemudian anda harus berjanji pada diri anda sendiri untuk tidak melakukannya. Mungkin agak sulit, tapi jika anda terus berusaha untuk menahan sifat itu yakinlah pada diri anda sendiri anda akan berhasil. Setiap anda akan melakukan sifat tadi, anda harus ingat untuk memulai semuanya dari awal lagi. Jadikan ini berulang – ulang dalam diri anda. Dan anda akan terbebas dari sifat buruk itu.
Lalu kenali Opportunity (kesempatan) yang datang dari luar diri anda, misalnya keluarga, teman, lingkungan dan hal lain yang menguntungkan dan berguna bagi anda. kesempatan bagi semua orang adalah hal yang nyata. kesempatan itu nyaris datang tiap detik pada diri anda. andalah sendiri yang menentukan bahwa kesempatan itu akan menguntungkan anda. sekarang bagaimana menentukan kesempatan itu akan datang dan menguntungkan. anda harus belajar untuk mengenali kesempatan tersebut. caranya yaitu dengan menganalisis segala sesuatu yang datang kepada anda baik itu hal yang baik ataupun hal yang buruk. kemudian anda coba kesempatan itu dengan pertimbangan yang telah anda buat. hal yang terpenting dari mencoba kesempatan ini adalah jangan takut gagal dan jangan pantang menyerah. sebab bisa jadi dengan kegagalan ini anda akan semakin tahan banting untung mencoba segala sesuatu. ingat kesempatan takkan datang untuk yang kedua kalinya, jadi jangan sia – siakan kesempatan itu dan selalu memperhitungkan semua kemungkinan.
Yang terakhir adalah Threatment atau hambatan yang berasal dari luar diri anda. anda harus mengidentifikasi hal – hal yang menjadi hambatan tersebut kemudian buatlah prioritas mulai dari hambatan mana yang paling berat buat anda sampai dengan hambatan yang ringan. anda atasi dulu hambatan yang paling berat itu dulu, dengan demikian anda menjadi lebih lega untuk mengatasi hambatan yang tidak terlalu berat. sekali lagi jangan takut untuk gagal dalam mengatasi hambatan. bisa jadi dalam kegagalan tersebut anda akan menemukan cara yang lebih baik untuk mengatasi hambatan tadi. ingat hambatan adalah tantangan bagi anda, dan ia harus disingkirkan supaya hidup anda menjadi lebih baik. jangan tunggu hambatan itu menjadi lebih berat sebab bisa jadi akan semakin sulit untuk diatasi.


adapun hasil SWOT yang saya dapatkan dari kepribadian saya , dalam sudut pandang bagaimana saya menjelaskan Studi di Prodi Pend. teknik Elektronika
  1. strengths
    • Menjadikan landasan atas apa yang setiap saya lakukan untuk mencari rhido Allah SWT
    • Sangat Menyukai Tantangan
    • Aktif ( Baik dalam kelas maupun di organisasi )
    • sangat Menyukai mata kuliah Pendidikan
    • optimis
    • Faktor ekonomi
    • Responsif terhadap tugas -Tugas
    • mencintai profesi mendidik dan menyukai pendidikan
    • Mudah berinteraksi dan bergaul
    • Percaya diri
  2. weaknesses
    • Sedikit malas
    • suka menunda pekerjaan 
    • mengalami kesulitan dalam mata kuliah eksak dan Logika
    • banyak membuang waktu
  3. opportunities
    • Mudah belajar hal-hal baru
    • mudah di kenal oleh teman dan dosen karena keaktifan
    • banyak teman yang di kenal membuat dapat mengetahui karakter orang-orang tertentu dan membaca keadaan sekitar
    • menjadi pendidik dan bisa menjad pakar pendidikan
  4. threats
    • pergaulan teman yang terkadang suka mengajak nongkrong melakukan hal tidak penting
    • keaktifan dalam Organisasi , membuat kesibukan dan kelalaian dalam mengerjakan tugas jika saya sedikit lengah dan tidak teliti
    • kesulitan dalam mata kuliah logika dan Keteknikan
ada 2 hal yang dapat diambil kesimpulan  dari strengths dan weaknesses , yaitu ada 2 faktor , ada faktor internal dan faktor external, Keduanya ada dalam hal ini , mendorong kekuatan dan menekan serta mengatasi kelemahan yang ada dalam faktor internal , faktor external seperti teman dan orang tua sangat berpengaruh kepada strengths dan weaknesses itu sendiri

ada slide PPT. dari dosen yang mungkin bisa dilihat disini


Rambu - Rambu analisis SWOT

Analisis dilakukan untuk setiap sasaran
Diperlukan kecermatan dan kehati-hatian dalam menentukan fungsi-fungsi (komponen) sasaran
Setiap fungsi terdiri dari faktor internal dan eksternal
Menentukan kriteria kesiapan (ideal) setiap faktor
Membandingkan antara kriteria kesiapan (ideal) dengan kenyataan, dan hasilnya:
Kekuatan atau kelemahan pada faktor internal
Peluang atau ancaman pada faktor eksternal


Terdapat 3 kondisi hasil analisis SWOT:
  1. Kecenderung semua faktor siap,
      menjadi kekuatan dan peluang
  2. Kecenderung semua faktor tidak siap,
      menjadi kelemahan dan ancaman
  3. Seimbang antara faktor yang siap dan
      yang tidak siap

Alternatif yg dilakukan
Jika:
Kondisi –1: Tingkatkan sasaran agar terjadi kesimbangan kesiapan faktor
Kondisi-2: Turunkan sasaran agar terjadi keseimbangan kesiapan faktor
Kondisi-3: Atasi kelemahan atau ancaman dan optimalkan kekuatan atau peluang




0 komentar:

Posting Komentar

Cari Artikel Lain

 
;